Subscribe:

Ads 468x60px

Screet

Sabtu, 26 Maret 2011

puisi romantis

 Kumpulan puisi romantis cinta (rayuan gombal) untuk kekasih, buat pacar dan orang orang yang kamu cintai. Hmmmh, puisi cinta romantis atau puisi romantis cinta, yah judul yang tepat untuk artikel ini? Jadi bingung....   Tapi apa pun judulnya, Puisi memang selalu bisa menjadi sebuah media untuk mengungkapkan isi hati, termasuk sebagai ungkapan cinta kepada seseorang. Karena itu banyak orang berlomba-lomba membuat puisi cinta dengan balutan bahasa yang indah, romantis dan menyentuh hati (Kalau buat ngga bisa yah, nyari di internet, hehe)

Seperti beberapa contoh puisi cinta berikut ini, yang merupakan ungkapan cinta dan hati dari para penulisnya. Kumpulan puisi cinta yang romantis dan menyentuh hati (gombal) buat  kamu semua, cekidot...!


Di Hatiku

untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu

kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku

memandangmu...
aku berharap waktu berhenti

menyentuhmu...
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga

kau adalah jejak
yang iringi langkahku

kau adalah detak
yang iringi jantungku

kau adalah air mata
yang iringi tangisku

kau ada
di hatiku


Indah Sore Itu

indah sore itu
bukan pada matahari senja
yang berwarna jingga

indah sore itu
bukan pada biru samudera
di batas cakrawala

indah sore itu
adalah hitam rambutmu
yang buat aku terpana

indah sore itu
adalah biru matamu
yang memancarkan pesona

indah sore itu
adalah kamu, cinta...!


Aku Tak Pernah Berpaling

ketika musim memajang rindunya pada hujan
ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan
aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba

setapak demi setapak
kudaki jalan terjal kerisauan
saat tiba di persimpangan
ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan

ooo,
betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin
menjadi lingkaran tanpa celah

tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
'aku tak pernah berpaling darimu'


Sebuah Keabadian

hati hanya bisa mencintai sekejap

kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah

tatapan tak selamanya indah di mata

tapi memiliki kasih sayang darimu

adalah keabadian

tak ternilai


Ketulusan Hati

sesuatu yang tak bisa diucapkan
jangan dipaksa untuk diucapkan

sesuatu yang tak bisa diucapkan
sebaiknya dimengerti saja

karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai
lewat sebuah ketulusan hati

maka berdirilah disampingku
dan terangi setiap jalanku

seperti Adam menerangi Hawa nya
seperti aku, yang tulus mencintaimu (diambil dari buku katakan cinta)


Mawar di Bibirmu

ketika kesunyian bolong
oleh nyanyian sumbang burung malam

aku hempaskan setumpuk penat dan kegelisahan
pada gambar wajahmu yang ayu

dan ketika senyum di bibirmu
mekar
seindah rangkaian bunga-bunga mawar

maka kerinduan ini
telah lunas terbayar


Teduh di Matamu

ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir
ada butir embun yang turun di rerumputan

adalah dirimu yang buatku tahu
bahwa cinta itu,
ada...!

mendekapku dalam keindahan yang abadi
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya

seperti teduh
yang kulihat di matamu



          TAK BEGITU
    Kau tak begitu tampan
    Tapi kau mampu membuatku jatuh cinta

    Kau tak begitu romantis
    Tapi kau mampu membuatku selalu merindukanmu

    Kau tak begitu kaya
    Tapi kau mampu memberiku yang terbaik

    Kau tak begitu sempurna
    Tapi kau mampu membuatku ingin selalu jadi yg terbaik untukmu


    MATI

    Ada satu masa dimana kita tertawa
    Ada satu masa dimana kita diam
    Satu harapku jika kalian datang
    Satu asaku jika kalian hilang

    Jika nanti aku mati
    Aku ingin terlahir kembali,
    Dan bertemu kalian sekali lagi

    Jika nanti aku tiba
    Jangan enggan tuk tetap ada…

    APA ADANYA

    Sunyi itu sepi
    Sepi itu hampa
    Hampa itu kosong
    Kosong itu nol

    Semua itu berputar
    Berputar tiada henti
    Membentuk lingkaran setan
    Tak ada ujung
    Tak ada pangkal

    Berputar itu memusingkan
    Pusing yg dicari-cari
    Dicari sampai ke tepi
    Namun tak jua terjawab

    Jawab itu tak pernah ada
    Tak pernah ada jangan dicari
    Hanya membuat pusing yang berputar
    Biarkan semua apa adanya



    KAU DAN DIA

    Jika kau tersenyum
    Aku bersedih
    Karena dalam senyummu
    Kulihat dia yg telah pergi

    Jika ku memandangmu
    Aku ingin menangis
    Karena telaga matamu
    Mengingatkanku pada yg tiada

    Ahh, kehadiranmu hanya menguak luka lamaku
    Tapi entah mengapa…
    Aku suka itu

    Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yg lama
    Dan karena pendekatan yg tekun
    Cinta adalah akar kecocokan jiwa
    Dan jika itu tidak pernah ada,
    Cinta tidak akan pernah tercipta dlm hitungan tahun
    Bahkan hitungan abad sekalipun


        MAHADIVA

    Aku telah lama mencarimu
    Hingga ke dalam dunia mimpi
    Sering kujumpai dirimu
    Dalam gambar yg terbayang lama

    Aku ingin kau yang berbeda
    Menempatkan dirimu
    Ada hati yang sangat…
    Ada banyak sisi yang mengenalmu…

    Dengar bisikku, “Jangan tatap aku seperti itu…”
    Matamu aku tak sanggup
    Wajahmu aku tak bisa

    Kau tak tahu,
    Tentramnya bila kurasakan di dekatmu
    Sesuatu yg selalu kurindukan…
    Hidup bersama denganmu


       11 TAHUN LAMANYA

    Di mana dirimu sahabat karibku
    Ku rindu tuk berjumpa denganmu
    Apakah kabarmu t’lah lama menghilang
    Semoga bahagia kau di sana…

    Sebait lirik lagu lawas ini mengingatku padamu…
    Darius Dava Andromeda

    Dimana kau kini? Aku tak tau.
    Tanggal lahirmu pun aku tak ingat
    Maaf.
    Yg kuingat hanya saat kita harus berpisah 11 tahun yg lalu
    Dan yg tersisa hanyalah selembar foto, yg telah kabur bin usang
    Aku yakin kau pasti menjadi orang yg hebat
    Ya, seperti namamu…

    Apakah kau ingat padaku? Aku tak tau.
    Ingatlah aku, walau samar-samar
    Aku tak ingin berlebih di ingatanmu
    Asal aku ada (atau terselip) itu sudah cukup

    Kapan kita akan bertemu lagi? Aku tak tau.
    Mungkin besok, lusa, bulan depan, tahun depan
    Atau mungkin masih lama lagi
    Entah kapan kita akan bertemu
    Banyak yg ingin aku tanyakan padamu
    Banyak yg ingin aku ceritakan…

    Tapi…
    Cukupkah umurku untuk menunggu saat itu? Aku tak tau.
    Sanggupkah waktu menanti waktu? Aku tak tau.


    Tak kusadari,
    Dari hari ke hari kau bunuh diriku
    Pelan-pelan…
    Dari bulan ke bulan kau menanam kebencian
    Menabungkan maut untuk diriku
    Perlahan…
    Agar semuanya tak kusadari.


 
    Jari-jari yg terlepas merangkai kata
    Bagai akar yg tak pernah berhenti menggali bumi
    Makin dalam… Makin dalam…
    Menyusuri jejak-jejak kelam

    Jari-jari yg bergerak menuliskan aksara
    Bagai pisau tajam mengoyak-oyak badan
    Makin perih… Makin luka…
    Menjadikan lumpuh kehidupan selanjutnya

    Mimpiku,
    Selalu dalam kenyataan pedih
    Selalu…
    Mengalir deras, berdebur, berderai
    Bagai ombak… Bagai gelombang…
    Yg tak tau arah jalan pulang


       PUPUS

    Harapan dan impian tak berubah
    Selalu berguguran dan tumbang sebelum musimnya
    Di akhir tahun, di awal duka
    Ibarat nyanyian pilu, menenggelamkan

    Aku bagai semut terjatuh di danau dangkal
    Tak mampu menggapai apapun
    Tak kuasa merasakan semua
    Hanya terdengar nafasku bergemuruh
    Dan menangis di ujung hatimu

    Aku sadar…
    Menggapaimu terlalu lelah bagiku
    Bagai kapas di pucuk rindu

    Gerimis pagi ini adalah tangisku di akhir zaman
    Ketika sekawanan burung luka
    Mencakar tangkai jantung derita

    Aku bagai buku usang di atas meja
    Di antara gudang dan rumah tua
    Di antara waktu dan asa
    Tertiup angin, tak sengaja terbuka
    Tertinggal dan tak terbaca

    Gerimis kali ini mempercepat kelam
    Tak ada lagi kini, aku sendiri, menapak sepi
    Menyisir semenanjung pengap, penuh harap

    Kini aku telah tiba di ujung
    Ucapkan selamat tinggal
    Dan kau tersedu di sela harapku
    Karena aku telah terdekap di penghabisan




    ARTI LAIN
    Taukah engkau,
    Percik-percik air ketika kita kecil?
    Percik itu kini telah berubah menjadi gelombang yg besar
    Sejalan dengan kedewasaan kita
    Dan kini…
    Bolehkan aku hadir kembali di lain arti?


       Semalam suntuk suaramu merayap di dinding
    Lalu, jatuh… satu demi satu ke lantai
    Membangunkanku dari tidur
    Dan mengingatkanku pd sesuatu yg kini bukan lagi milikku…


        Bulan rebah dan angin lelah
    Di malam yg penuh belas kasihan
    Mengubur bayang-bayang kosong
    Kemudian dengan mesra menidurkanku
    Dalam ranjang nyanyian sendu

    Kini angin termangu, menunggu…
    Bulan pun terdiam
    Bagai tertusuk lalang


  
    Maafkan aku,
    Karena di saat terakhir aku tidak berada di sisimu
    Maafkan aku,
    Karena telah membiarkanmu selalu sendiri


    Tadinya aku memutuskan untuk pergi ke duniamu
    Berbekal cinta yg akan membawa kita bersama lagi


    Namun ia datang, merobek peta menujumu
    Kalau aku menerimanya,
    Apa aku akan benar-benar melupakanmu?
    Dan apa kau akan memaafkan aku?
    Tapi mungkin hari dimana kau memaafkan aku tdk akan pernah datang


    Dan saat ini…
    Ya, aku pikir ini lah saatnya…
    Kurelakan kau kembali pada-Nya
    Karena aku yakin,
    Cinta-Nya padamu tidak kalah denganku…


         Tak akan lagi aku sanggup
    Mengepak saya mengitari bumi
    Menyibak kabut di pagi
    Sungguh aku tak akan sanggup
    Walau hanya memandang dunia
    ...Sebab badan ini
    Menanggung sakit tiada bertabib
    Menanggung lara tiada pelipur
    Dirangka sayapku yang patah
    Melawan badai tadi siang
      
   


    C.I.N.T.A


    "cinta yg paling sejati adalah cinta yg terdiri dr dua org saja & tdk ada tempat lagi bagi org ketiga"


    "cinta itu bukan sumber bahagia, tetapi ketiadaan cinta adalah sumber derita"


    "cinta itu bagaikan api, ia tdk boleh di permainkan, bila di permainkan akan membakar diri anda sendiri"


    "cinta adlah sesuatu hal yg aneh, jika manusia menggenggamnya trlalu longgar, maka ia akan lari"


    "cinta yg mengadakan pertemuan dan cinta pulalah yg membuat perpisahan"


    "cinta yg di mulai dengan api semangat yg membakar, sering kali berakhir dg dingin dan beku"


    "cemburu adalah dinding antara cinta dan benci"


    "cinta hati itulah yg sekuat-kuat cinta, tetapi cinta mata tak dapat menahan panas dan hujan"


    "cinta membuat org lemah menjadi kuat, dan org kuat menjadi lemah"


    "cintailah kekasihmu selamanya, namun Tuhan jualah yg harus menumpahkan rasa kasih dan cinta selama kau hidup"


    "cinta adlah perasaan tarik menarik di dalam hati dua manusia yg berlainan jenis
    untuk saling merasakan suka duka masing-masing"


    "cinta sejati itu seprti hantu,
    hampir semua org membicarakannya tp hanya sedikit orang yg pernah menjumpainya"


    "cintailah Tuhanmu, dan Ia akan tinggal denganmu.
    Taatilah Tuhanmu dan Ia akan memperlihatkan rahasia kebenaran yg sejati"
   ...


    ada rindu yang dalam merasuk di hati...
    ketika kita tak beertemu...
    ingin rasanya ku hampiri dirimu agar ku dapat melepas rasa rindu ini...
    namun aku tak tahu kau ada dimana sekarang...
    di malam ini yang sunyi sepi, dingin dan aq sendirian...
    seandainya engkau ada disampingku...
    takkan terus kupandangi langit malam yang bertabur bintang ini untuk membayangkan dirimu...
    andaikan kau ada disini..
    kan kupeluk erat dirimu... dan tak akan pernah kulepas...
    kau akan selalu kujaga... dirimu kapanpun dan dimanapun hingga ajal menjemputku...




       Malaikat pelindungmu
   


    tak mampu diriku melepas pergi dirimu.,...
    mekarnya melati di taman bunga tak akan dapat menggantikan dirimu...
    malam yang bertabur bintang juga tak akan dapat menggantikan dirimu dihatiku...
    bahkan jika ada seorang bidadari pun yang mengharapkan cintaku.. aq takkan memberikan cintaku padanya...
    karena cintaku yang tulus dan suci ini hanya untuk dirimu...
    plis.. jangan tolak aq.. jangan hancurkan cintaku.. jangan kau bunuh cintaku... karena cinta ini tulus dari dalam hati...
    hanya kau permaisuri hatiku... aq hanya menginginkan kamu...
    hanya dirimu... yang ada didalam hatiku untuk selamanya...


  
    CINTAKU KEPADAMU

    Cintaku kepadamu tak bisa kutuangkan ke piano seperti Mozart mengalunkan simfoni cinta untuk kekasihnya...

    Cintaku kepadamu tak bisa kutuangkan ke atas kertas seperti Khalil Gibran mempersembahkan puisi cinta untuk kekasihnya...

    Cintaku kepadamu hanya mampu kunyatakan kepadamu melalui kata-kata sederhana ini... I <3 U...
  
       dulu disaat kita berdiri disini kurasa akan ada cinta yang abadi, perasaan ku sepi bila ku harus tanpa mu..
    apa yang kini terjadi tak lagi seperti dulu..
    tapi kinio ku harus mengerti, karna ada yang lain yang memiliki mu..
    layakah bila kini ku harus teteskan air mata ?
    memang harus ku sadari, kau takkan pernah menyayangi ku,
    dengan penuhnya ketulusan hati mu..
    ku coba tuk tanyakan bintang, kemana semua kasih sayang untuk ku pergi ?
    kasih sayang mu hanya tuk orang lain, bukan untuk ku..
    memang sakit hati ini, bahkan lebih sakit dibandingkan dengan SERIBU jarum yang telah menancap dihati ku..
    sungguh sakit yang ku rasa, saat ku tau kasih sayang mu tlah terbagi, bukan untuk ku, tapi untuknya, dan untuk orang lain..
   ...

    
    dulu senyumu adalah suatu keindahan semu. . . .
    tp sekarang memelukmu adalah suatu keharusan yang harus selalu adaa. . .
    kau harus tau bahwa ku benar2 menyayangimu............


    cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
    memberi banyak kehidupan..
    membuat orang ingin tahu..
    dan tiap orang pasti mengalami cinta..

    cinta itu keikhlasan..
    cinta itu kemauan..
    cinta itu saling mengerti..
    cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..

    jadikan cinta itu indah dihatimu..
    karena cinta bisa seindah yang kau mau

       dalam renung

    kadang diam kadang sepi
    sunyi senyap hatiku lenyap
    tersungkur aku dhadapanmu
    termangu aku dipelukMU
    jalanan yg menuju tanah sorga
    telah terhapus diterpa hitam
    panah cinta yg berbusur duka
    sayap sayap seribu patah
    terhempas angin bertiup lemah
    bertabur bintang diangkasa
    dgn bulan dtemani malam
    ku coba memejamkan mata
    memuja mimpi di alam maya

     dari sekian kata yang ada...
    aku tak pernah bisa berkata...
    namun dia hadir membawa cinta...
    yang slalu membawaku ke dalam bahagia...

    bissmillah aku melangkah dengan cinta...
    couse kaulah kiasan dari setiap mimpi-mimpiku...

        Andaikan malam yg sepi dapat bicara
    mungkin aku tak kan kesepian
    Penantian ku ini... hanya untuk mu
    setiap saat...berdo'a untukmu
    kesetiaan yg ku miliki tak pernah memudar
    CINTAKU INI UNTUK DIRIMU....
    Kerinduanku pada dirimu tak pernah berhenti....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar